Pagi ini begitu indah, aku melangkah dengan pasti dalam sebuah angan yang melayang tak pasti tentang beberapa menit yang akan datang. iyah,,,,tentang beberapa jam yang akan datang. Cinta kadang membuat kita mengikhlaskan sebuah kepedihan yang sangat dalam untuk terjadi, cinta membuat kita tidak rela untuk sebuah kebahagiaan harus dicepat berlalu. Cinta membuat dua insan harus dengan berat menghadapi perpisahan untuk sementara, cinta seakan badai yang mampu membuat sesuatu terjadi diluar kendali nalar dan logika. Seperti hari ini, aku harus merelakan kepergian dia bidadariku demi sebuah alasan tentang masa depan. Yahhh, alasan yang sulit untuk hati menolak. Perpisahaan itu datang seperti pedang yang dengan tajamnya memisahkan kebersamaan yang kuat terjalin. Bagi mereka yang saling , membenci namun terlanjur bersama maka perpisahaan adalah detik - detik kemerdekaan yang ditunggu - tunggu namun kali in tidak terjadi pada aku dan kekasihku. Kami saling mencintai, sangai t adalah kata yang pas untuk menggambarkan bahwa cinta diantara kami begitu kuat hadir. Cinta telah hadir bagai pelangi yang mewarnai setiap cakrawala itu hari yang kami lalui. Cinta meleburkan semua keindahannya ke dalam sum -sum kehidupan yang sulit untuk dilupakan kemegahannya. Waktu yang tidak di inginkan adalah hari - hari setelah melewati perpisahaan. Semua yang berlalu seperti gitar yang tidak bisa memberikan sentuhan nada yang indah karena ketiadaan senar yang melengkapi.
